Modul 04 · 12 menit

Tingkat Risiko

Tentukan tingkat risiko, langkah mitigasi, penanggung jawab, pemantauan, dan respons ketika insiden terjadi.

Ditulis dan disunting oleh Cahyanto Arie Wibowo. Terakhir ditinjau · versi 1.2.

Apa inti dari “Tingkat Risiko” dalam praktik?

Di bagian ini, Anda akan mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan. Cobalah Tingkat Risiko pada satu kasus kecil lebih dahulu. Catat hasil yang Anda harapkan, tanda-tanda kegagalan, dan kapan keputusan perlu diperiksa kembali. Anda akan membuat satu keputusan kecil dengan Tingkat Risiko, lengkap dengan batas dan tanda kapan keputusan itu perlu diperiksa kembali.

Model visual untuk “Tingkat Risiko” dalam AI Ethics: hubungan antarbagiannya sama penting dengan setiap bagian secara terpisah.

Setelah lesson ini

  • Mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan.
  • Menggunakan konsep “Tingkat Risiko” untuk membaca satu situasi nyata.
  • Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.

Mulai dari situasi

Pahami situasinya lebih dulu. Istilahnya bisa menyusul.

Risiko yang tersisa harus memiliki penanggung jawab. Mencatatnya dalam dokumen saja tidak cukup. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Tingkat Risiko”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.

Di bagian ini, Anda akan mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan. Tentukan tingkat risiko, langkah mitigasi, penanggung jawab, pemantauan, dan respons ketika insiden terjadi. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.

Lihat bagaimana keputusan terbentuk

Berangkat dari situasi, lalu buat pilihan yang dapat diperiksa bersama.

01

Situasi

Risiko yang tersisa harus memiliki penanggung jawab. Mencatatnya dalam dokumen saja tidak cukup. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Tingkat Risiko”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.

02

Keputusan

Risiko yang tersisa harus memiliki penanggung jawab. Mencatatnya dalam dokumen saja tidak cukup. Pada kasus itu, tandai bagian yang paling berkaitan dengan topik ini. Contoh ini membantu Anda berpikir, tetapi bukan bukti bahwa satu solusi akan cocok untuk semua situasi.

03

Pemeriksaan

Daftar periksa tanpa hak pengambilan keputusan yang jelas belum membentuk tata kelola. Kesalahan ini biasanya muncul ketika istilah dipakai lebih cepat daripada pemahaman terhadap masalahnya. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.

Model visual

Petakan setiap bagiannya sebelum menentukan langkah.

Model visual untuk “Tingkat Risiko” dalam AI Ethics: hubungan antarbagiannya sama penting dengan setiap bagian secara terpisah.

Baca diagram sebagai peta Tingkat Risiko: mulai dari konteksnya, ikuti hubungan antarbagiannya, lalu periksa titik yang disorot sebelum mengambil keputusan.

Jangan buru-buru memilih

Dua cara melihat Tingkat Risiko

Berguna ketika

  • Mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan.
  • Menggunakan konsep “Tingkat Risiko” untuk membaca satu situasi nyata.
  • Di bagian ini, Anda akan mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan. Tentukan tingkat risiko, langkah mitigasi, penanggung jawab, pemantauan, dan respons ketika insiden terjadi. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.

Berhenti dan periksa

  • Daftar periksa tanpa hak pengambilan keputusan yang jelas belum membentuk tata kelola. Kesalahan ini biasanya muncul ketika istilah dipakai lebih cepat daripada pemahaman terhadap masalahnya. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.
  • Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.

Pilihan yang lebih kuat adalah pilihan yang bukti, penanggung jawab, dan batasnya dapat dijelaskan, bukan sekadar pilihan yang terlihat lebih canggih.

Jalan pintas yang menggoda

Istilah yang terdengar familiar belum tentu membantu Anda mengambil keputusan yang tepat.

Mengapa ini terasa masuk akal

Daftar periksa tanpa hak pengambilan keputusan yang jelas belum membentuk tata kelola. Kesalahan ini biasanya muncul ketika istilah dipakai lebih cepat daripada pemahaman terhadap masalahnya. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.

Cara memeriksanya

Cobalah Tingkat Risiko pada satu kasus kecil lebih dahulu. Catat hasil yang Anda harapkan, tanda-tanda kegagalan, dan kapan keputusan perlu diperiksa kembali. Mulailah dari hal yang dapat Anda amati, lalu pisahkan fakta, asumsi, dan pertanyaan yang masih belum terjawab.

Berhenti sejenak

Bukti apa yang bisa mengubah keputusan ini?

Jawab sebelum membuka pembahasan. Sebutkan satu fakta dan satu asumsi.

Buka pembahasan

Di bagian ini, Anda akan mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan. Cobalah Tingkat Risiko pada satu kasus kecil lebih dahulu. Catat hasil yang Anda harapkan, tanda-tanda kegagalan, dan kapan keputusan perlu diperiksa kembali. Anda akan membuat satu keputusan kecil dengan Tingkat Risiko, lengkap dengan batas dan tanda kapan keputusan itu perlu diperiksa kembali.

Coba sendiri

Cobalah pada satu bagian kecil dari pekerjaan Anda.

  1. Pilih satu situasi nyata yang berkaitan dengan Tingkat Risiko.
  2. Pisahkan hal yang dapat Anda amati dari hal yang masih berupa asumsi.
  3. Tulis satu keputusan, penanggung jawab, dan bukti untuk memeriksanya.
  4. Sebutkan sinyal yang membuat Anda berhenti atau mengubah arah.

Tulis dua contoh yang sesuai dengan Tingkat Risiko dan satu contoh yang tidak sesuai. Jelaskan perbedaannya dengan bahasa Anda sendiri. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Nilai satu kasus, lalu pilih apakah layak dilanjutkan, diperbaiki, dibatasi, atau dihentikan. Buat versi pertama cukup kecil agar orang lain dapat memeriksanya dalam beberapa menit.

Latihan singkat

Tulis dua contoh yang sesuai dengan Tingkat Risiko dan satu contoh yang tidak sesuai. Jelaskan perbedaannya dengan bahasa Anda sendiri. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Nilai satu kasus, lalu pilih apakah layak dilanjutkan, diperbaiki, dibatasi, atau dihentikan.

Ringkasan

  • Mengelompokkan kasus penggunaan berdasarkan dampak, skala, ketidakpastian, dan kemampuan membalikkan keputusan.
  • Gunakan contoh dan bukti untuk menguji pemahaman.
  • Catat batas, risiko, dan kondisi ketika keputusan harus ditinjau ulang.

Lanjutkan dari sini

Sumber dan bacaan lanjut