Modul 04 · 16 menit
Hak Pengambilan Keputusan
Buat kebijakan, tingkat persetujuan, pemantauan, dan respons insiden yang sesuai dengan besarnya risiko.
Ditulis dan disunting oleh Cahyanto Arie Wibowo. Terakhir ditinjau · versi 1.2.
Bagaimana konsep “Hak Pengambilan Keputusan” memengaruhi keputusan yang kita buat?
Di bagian ini, Anda akan menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan. Hubungkan Hak Pengambilan Keputusan dengan bukti yang dapat diperiksa orang lain. Klaim yang terdengar meyakinkan belum cukup jika sumber dan batasnya tidak jelas. Setelah mempelajari bagian ini, Anda dapat menilai penjelasan tentang Hak Pengambilan Keputusan dari sumber, bukti, dan informasi yang masih belum diketahui.
Setelah lesson ini
- Menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan.
- Menggunakan konsep “Hak Pengambilan Keputusan” untuk membaca satu situasi nyata.
- Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.
Mulai dari situasi
Pahami situasinya lebih dulu. Istilahnya bisa menyusul.
Penggunaan berisiko rendah dapat memakai layanan mandiri dengan batas pengaman. Penggunaan berisiko tinggi memerlukan tinjauan khusus. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Hak Pengambilan Keputusan”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.
Di bagian ini, Anda akan menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan. Buat kebijakan, tingkat persetujuan, pemantauan, dan respons insiden yang sesuai dengan besarnya risiko. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.
Lihat bagaimana keputusan terbentuk
Berangkat dari situasi, lalu buat pilihan yang dapat diperiksa bersama.
01
Situasi
Penggunaan berisiko rendah dapat memakai layanan mandiri dengan batas pengaman. Penggunaan berisiko tinggi memerlukan tinjauan khusus. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Hak Pengambilan Keputusan”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.
02
Keputusan
Penggunaan berisiko rendah dapat memakai layanan mandiri dengan batas pengaman. Penggunaan berisiko tinggi memerlukan tinjauan khusus. Coba bandingkan keputusan sebelum dan sesudah konsep “Hak Pengambilan Keputusan” ikut dipertimbangkan. Contoh ini membantu Anda berpikir, tetapi bukan bukti bahwa satu solusi akan cocok untuk semua situasi.
03
Pemeriksaan
Satu proses persetujuan untuk semua kasus akan memperlambat penggunaan yang aman dan meremehkan kasus yang kritis. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.
Model visual
Petakan setiap bagiannya sebelum menentukan langkah.
Baca diagram sebagai peta Hak Pengambilan Keputusan: mulai dari konteksnya, ikuti hubungan antarbagiannya, lalu periksa titik yang disorot sebelum mengambil keputusan.
Jangan buru-buru memilih
Dua cara melihat Hak Pengambilan Keputusan
Berguna ketika
- Menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan.
- Menggunakan konsep “Hak Pengambilan Keputusan” untuk membaca satu situasi nyata.
- Di bagian ini, Anda akan menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan. Buat kebijakan, tingkat persetujuan, pemantauan, dan respons insiden yang sesuai dengan besarnya risiko. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.
Berhenti dan periksa
- Satu proses persetujuan untuk semua kasus akan memperlambat penggunaan yang aman dan meremehkan kasus yang kritis. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.
- Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.
Pilihan yang lebih kuat adalah pilihan yang bukti, penanggung jawab, dan batasnya dapat dijelaskan, bukan sekadar pilihan yang terlihat lebih canggih.
Coba sendiri
Cobalah pada satu bagian kecil dari pekerjaan Anda.
- Pilih satu situasi nyata yang berkaitan dengan Hak Pengambilan Keputusan.
- Pisahkan hal yang dapat Anda amati dari hal yang masih berupa asumsi.
- Tulis satu keputusan, penanggung jawab, dan bukti untuk memeriksanya.
- Sebutkan sinyal yang membuat Anda berhenti atau mengubah arah.
Gunakan satu pekerjaan yang Anda kenal. Tandai informasi yang sudah ada, yang masih berupa asumsi, dan yang perlu diuji terkait konsep “Hak Pengambilan Keputusan”. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Simulasikan keputusan tata kelola untuk beberapa tingkat risiko. Buat versi pertama cukup kecil agar orang lain dapat memeriksanya dalam beberapa menit.
Berhenti sejenak
Bukti apa yang bisa mengubah keputusan ini?
Jawab sebelum membuka pembahasan. Sebutkan satu fakta dan satu asumsi.
Buka pembahasan
Di bagian ini, Anda akan menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan. Hubungkan Hak Pengambilan Keputusan dengan bukti yang dapat diperiksa orang lain. Klaim yang terdengar meyakinkan belum cukup jika sumber dan batasnya tidak jelas. Setelah mempelajari bagian ini, Anda dapat menilai penjelasan tentang Hak Pengambilan Keputusan dari sumber, bukti, dan informasi yang masih belum diketahui.
Jalan pintas yang menggoda
Istilah yang terdengar familiar belum tentu membantu Anda mengambil keputusan yang tepat.
Mengapa ini terasa masuk akal
Satu proses persetujuan untuk semua kasus akan memperlambat penggunaan yang aman dan meremehkan kasus yang kritis. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.
Cara memeriksanya
Hubungkan Hak Pengambilan Keputusan dengan bukti yang dapat diperiksa orang lain. Klaim yang terdengar meyakinkan belum cukup jika sumber dan batasnya tidak jelas. Mulailah dari hal yang dapat Anda amati, lalu pisahkan fakta, asumsi, dan pertanyaan yang masih belum terjawab.
Latihan singkat
Gunakan satu pekerjaan yang Anda kenal. Tandai informasi yang sudah ada, yang masih berupa asumsi, dan yang perlu diuji terkait konsep “Hak Pengambilan Keputusan”. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Simulasikan keputusan tata kelola untuk beberapa tingkat risiko.
Ringkasan
- Menentukan siapa mengusulkan, menilai, menyetujui, mengoperasikan, memantau, dan menghentikan.
- Gunakan contoh dan bukti untuk menguji pemahaman.
- Catat batas, risiko, dan kondisi ketika keputusan harus ditinjau ulang.
Lanjutkan dari sini
- Respons Insiden: Lanjutkan gagasan dari Tata Kelola dan Hak Pengambilan Keputusan melalui contoh yang masih berkaitan.
- Tingkat Keyakinan dan Umpan Balik: Hubungkan pelajaran ini dengan Product Thinking, lalu uji idenya dalam konteks lain.
- Pemantauan dan Insiden: Lihat bagaimana keputusan yang sama berubah ketika dibahas melalui AI Ethics.
Sumber dan bacaan lanjut
- European approach to artificial intelligence: European Commission · official-policy. Rujukan utama untuk definisi, bukti, atau batas yang dibahas dalam “Hak Pengambilan Keputusan”.
- Artificial Intelligence Risk Management Framework: NIST · official-framework. Bukti dan konteks tambahan untuk memeriksa penjelasan dalam “Hak Pengambilan Keputusan”.
- AI Risk Management Framework Playbook: NIST · official-framework. Bukti dan konteks tambahan untuk memeriksa penjelasan dalam “Hak Pengambilan Keputusan”.