Modul 03 · 16 menit

Kritik dan Perbaikan

Pecah tugas yang rumit, minta model mengkritik hasilnya, gunakan sumber, dan libatkan alat pada langkah yang tepat.

Ditulis dan disunting oleh Cahyanto Arie Wibowo. Terakhir ditinjau · versi 1.2.

Bagaimana konsep “Kritik dan Perbaikan” memengaruhi keputusan yang kita buat?

Di bagian ini, Anda akan menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar. Jangan berhenti pada pertanyaan “apa itu Kritik dan Perbaikan?”. Tanyakan juga keputusan apa yang bisa menjadi lebih baik setelah Anda memahaminya. Setelahnya, Anda akan lebih mudah membedakan bukti tentang Kritik dan Perbaikan dari klaim yang belum pernah diuji.

Model visual untuk “Kritik dan Perbaikan” dalam Prompting: hubungan antarbagiannya sama penting dengan setiap bagian secara terpisah.

Setelah lesson ini

  • Menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar.
  • Menggunakan konsep “Kritik dan Perbaikan” untuk membaca satu situasi nyata.
  • Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.

Mulai dari situasi

Pahami situasinya lebih dulu. Istilahnya bisa menyusul.

Model mengambil kebijakan dari sumber terpilih, menyusun draf, lalu memeriksa hasilnya dengan rubrik. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Kritik dan Perbaikan”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.

Di bagian ini, Anda akan menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar. Pecah tugas yang rumit, minta model mengkritik hasilnya, gunakan sumber, dan libatkan alat pada langkah yang tepat. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.

Lihat bagaimana keputusan terbentuk

Berangkat dari situasi, lalu buat pilihan yang dapat diperiksa bersama.

01

Situasi

Model mengambil kebijakan dari sumber terpilih, menyusun draf, lalu memeriksa hasilnya dengan rubrik. Di bagian ini, Anda akan melihat situasi tersebut melalui konsep “Kritik dan Perbaikan”. Tujuannya bukan mencari satu istilah yang menjawab semua masalah, melainkan memahami pilihan yang tersedia dengan lebih jernih.

02

Keputusan

Model mengambil kebijakan dari sumber terpilih, menyusun draf, lalu memeriksa hasilnya dengan rubrik. Coba bandingkan keputusan sebelum dan sesudah konsep “Kritik dan Perbaikan” ikut dipertimbangkan. Contoh ini membantu Anda berpikir, tetapi bukan bukti bahwa satu solusi akan cocok untuk semua situasi.

03

Pemeriksaan

Setiap langkah tambahan juga menambah waktu, biaya, dan kemungkinan gagal. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.

Model visual

Petakan setiap bagiannya sebelum menentukan langkah.

Model visual untuk “Kritik dan Perbaikan” dalam Prompting: hubungan antarbagiannya sama penting dengan setiap bagian secara terpisah.

Baca diagram sebagai peta Kritik dan Perbaikan: mulai dari konteksnya, ikuti hubungan antarbagiannya, lalu periksa titik yang disorot sebelum mengambil keputusan.

Jangan buru-buru memilih

Dua cara melihat Kritik dan Perbaikan

Berguna ketika

  • Menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar.
  • Menggunakan konsep “Kritik dan Perbaikan” untuk membaca satu situasi nyata.
  • Di bagian ini, Anda akan menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar. Pecah tugas yang rumit, minta model mengkritik hasilnya, gunakan sumber, dan libatkan alat pada langkah yang tepat. Hubungkan konsep ini dengan keputusan yang benar-benar perlu Anda buat.

Berhenti dan periksa

  • Setiap langkah tambahan juga menambah waktu, biaya, dan kemungkinan gagal. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.
  • Menjelaskan batas konsep dan informasi yang masih perlu diperiksa.

Pilihan yang lebih kuat adalah pilihan yang bukti, penanggung jawab, dan batasnya dapat dijelaskan, bukan sekadar pilihan yang terlihat lebih canggih.

Coba sendiri

Cobalah pada satu bagian kecil dari pekerjaan Anda.

  1. Pilih satu situasi nyata yang berkaitan dengan Kritik dan Perbaikan.
  2. Pisahkan hal yang dapat Anda amati dari hal yang masih berupa asumsi.
  3. Tulis satu keputusan, penanggung jawab, dan bukti untuk memeriksanya.
  4. Sebutkan sinyal yang membuat Anda berhenti atau mengubah arah.

Gunakan satu pekerjaan yang Anda kenal. Tandai informasi yang sudah ada, yang masih berupa asumsi, dan yang perlu diuji terkait konsep “Kritik dan Perbaikan”. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Rancang alur kerja prompt bertahap dengan satu titik pemeriksaan manusia. Buat versi pertama cukup kecil agar orang lain dapat memeriksanya dalam beberapa menit.

Berhenti sejenak

Bukti apa yang bisa mengubah keputusan ini?

Jawab sebelum membuka pembahasan. Sebutkan satu fakta dan satu asumsi.

Buka pembahasan

Di bagian ini, Anda akan menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar. Jangan berhenti pada pertanyaan “apa itu Kritik dan Perbaikan?”. Tanyakan juga keputusan apa yang bisa menjadi lebih baik setelah Anda memahaminya. Setelahnya, Anda akan lebih mudah membedakan bukti tentang Kritik dan Perbaikan dari klaim yang belum pernah diuji.

Jalan pintas yang menggoda

Istilah yang terdengar familiar belum tentu membantu Anda mengambil keputusan yang tepat.

Mengapa ini terasa masuk akal

Setiap langkah tambahan juga menambah waktu, biaya, dan kemungkinan gagal. Cara paling sederhana untuk menghindarinya adalah meminta contoh, bukti, dan kondisi ketika pendekatan tersebut gagal. Tuliskan asumsi yang Anda pakai agar orang lain dapat memeriksanya.

Cara memeriksanya

Jangan berhenti pada pertanyaan “apa itu Kritik dan Perbaikan?”. Tanyakan juga keputusan apa yang bisa menjadi lebih baik setelah Anda memahaminya. Mulailah dari hal yang dapat Anda amati, lalu pisahkan fakta, asumsi, dan pertanyaan yang masih belum terjawab.

Latihan singkat

Gunakan satu pekerjaan yang Anda kenal. Tandai informasi yang sudah ada, yang masih berupa asumsi, dan yang perlu diuji terkait konsep “Kritik dan Perbaikan”. Jika ingin melanjutkan, Anda juga dapat mencoba latihan modul berikut: Rancang alur kerja prompt bertahap dengan satu titik pemeriksaan manusia.

Ringkasan

  • Menggunakan kritik dan revisi sebagai proses pemeriksaan, bukan sebagai jaminan bahwa model selalu benar.
  • Gunakan contoh dan bukti untuk menguji pemahaman.
  • Catat batas, risiko, dan kondisi ketika keputusan harus ditinjau ulang.

Lanjutkan dari sini

Sumber dan bacaan lanjut

  • Prompt engineering: OpenAI · official-documentation. Rujukan utama untuk definisi, bukti, atau batas yang dibahas dalam “Kritik dan Perbaikan”.
  • Evaluation best practices: OpenAI · official-documentation. Bukti dan konteks tambahan untuk memeriksa penjelasan dalam “Kritik dan Perbaikan”.
  • Introduction to structured data markup in Google Search: Google Search Central · official-documentation. Bukti dan konteks tambahan untuk memeriksa penjelasan dalam “Kritik dan Perbaikan”.